/script> | Islamic's Teens

This is default featured slide 1 title

Money is nothing at now. Iman (ALLAH) is everything for us. Just say thank you Allah and pray for him! (Yusron Eka Sunarsono)

This is default featured slide 2 title

Identify yourself and explore your talent. Everyone has a lot of latent talent! God is always with you! (Yusron Eka Sunarsono)

This is default featured slide 3 title

Social regardless of religion, ethnicity, race, and achievement .. What matters is how we live it .. (Yusron Eka Sunarsono)s.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Friday, December 14, 2012

Menangani Masalah Dalam Hidup


Kadang hidup terasa sulit dijalani, lika-liku hidup membuat tidak sedikit orang merasa stress. Banyak dorongan dan himpitan dari sana sini yang seakan membuat hidup ini terasa sempit. Kadang kita berada di atas, kadang juga berada di bawah. Ketika kita di bawah inilah hidup terasa susah dan langkah terasa berat.

Kemudian adakah hal-hal yang dapat membebaskan kita dari masalah-masalah yang membelenggu hidup, saya akan mencoba berbagi tips yang mudah-mudahan dapat membantu para pembaca untuk menghadapi dan menyelesaikan masalah dalam hidupnya.
1. Langkah pertama, berdoalah kepada Tuhan agar memudahkan urusan yang sedang kita hadapi. Doa merupakan hal mistis yang memang banyak orang dari berbagai pemeluk agama mempercayainya. Percaya akan ampuhnya suatu doa berarti percaya akan adanya Tuhan. Kepada Tuhanlah kita berdoa, dan memang Dialah Yang mengendalikan segala pergerakan yang ada di alam semesta ini, gemuruh ombak, tiupan angin dan letusan gunung merapi pun tak luput dari rencanaNya. Maka dari itu hanya kepadaNyalah kita meminta untuk mengendalikan hidup kita yang sedang mengalami gonjang ganjing agar kita dapat menghadapi dan menyelesaikan masalah yang sedang kita tempuh.
2. Langkah kedua, ketika masalah berkecamuk dalam otak kita, jangan pernah mundur atau lari dari masalah yang kita hadapi. Jalanilah hidup ini sebagaimana baiknya yang mesti anda kerjakan, jalanilah hidup ini pelan-pelan, tidak usah memikirkan mimipi-mimpi atau target yang terlalu tinggi. Tak usah terburu-buru ingin keluar dari masalah, tapi hadapilah masalah itu pelan-pelan. Menghadapinya bukan berarti hanya pasrah tanpa ada upaya untuk menyelesaikannya, tapi harus ada upaya konkrit yang kita lakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Upaya tersebut berupa hal-hal apa yang semestinya anda kerjakan sekarang. Tidak usah memikirkan anda akan melakukan ini dan itu nanti, tapi cukup lakukan apa yang harus anda kerjakan sekarang.
3. Langkah ketiga yang menurut saya ini langkah terakhir dalam mengatasi masalah dalam hidup yaitu tawakkal/ berserah dan pasrah kepada Tuhan. Ini merupakan langkah terakhir setelah kita melalui proses-proses yang telah saya paparkan di atas, karena setelah berdoa serta berusaha menjalani hidup dan menghadapi masalah, tinggallah kita serahkan semuanya kepada Tuhan. Kita memulai suatu langkah dan meakhirinya dengan berserah kepada Tuhan, karena berdasarkan apa yang telah saya sampaikan di atas, Tuhanlah Yang Mengendalikan segala pergerakan alam semesta dan kejadian yang ada di dalamnya. Kita sudah berusaha, kemudian untuk selanjutnya biarlah Tuhan yang memutuskan kelanjutannya, apakah Ia akan menyelesaikan masalah kita ataukah malah memperpanjang dan bahkan memperberat masalah itu. Nah disinilah terdapat rahmat Tuhan, terkadang manusia berburuk sangka kepada nasib bahkan kepada Tuhan. Justru disinilah Tuhan ingin menguji ketabahan individu manusia, apakah Ia terus berusaha dan memohon padaNya ataukah hanya sejauh ini kesungguhannya meminta dan mengharap padaNya. Nah kesungguhan anda dalam meminta kepdaNyalah yang ingin dilihat oleh Tuhan, maka teruslah berusaha menghadapi dan menyelesaikan masalah anda dengan baik serta memohon kepadaNya, senantiasa Tuhan memberikan nilai plus setidaknya untuk apa yang telah anda upayakan. Tinggal bagaimana kita mengevaluasi diri kita apakah upaya yang telah dilakukan sudah optimal atau belum.
Demikianlah sedikit masukan dari saya, semoga bermanfaat bagi para pembaca pada umumnya. Masukan dan kritikanpun siap saya terima, karena bagaimanapun ini merupakan proses dimana saya dapat mengevaluasi diri.

Sumber: http://sosbud.kompasiana.com/2010/12/15/menangani-masalah-dalam-hidup-325426.html

Tuesday, December 11, 2012

Kenali dan Temukan Dirimu


Memang benar di setiap benak manusia itu selalu ada rasa ingin tahu dan berjuta-juta pertanyaan,, begitupun di benakku..aku sering memperhatikan kenapa ya orang itu selalu menuntut perhatian..mungkin hal ini juga yang mengawali hubungan itu menjadi berantakan..ya jelas saja, ketika kita terlalu banyak menuntut dan kita tidak mendapatlan apa yang kita tuntut kita pasti kecewa dan berontak..lihat saja para pendemo hehe…ujung-ujungnya uring-uringan menyalahkan pasangan…dan akhirnya terucaplah kata-kata yang sebenarnya itu tak boleh di ucapkan seperti........

Monday, December 10, 2012

Masa Remaja Itu Menyenangkan

Masa remaja adalah masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Masa remaja termasuk  masa yang sangat menyenangkan, masa yang menghabiskan banyak waktu. Setiap seorang anak dewasa pasti melewati masa yang mempunyai banyak pengalaman bersenang-senang ini.

Banyak anak remaja yang terlalu asik dengan kesenangan nya sehingga lupa untuk belajar. Kegiatan mereka sangat padat sehingga waktu yang mereka miliki  tersita oleh hal-hal yang tidak penting,seperti bermain, jalan-jalan, shopping, online,dll. Memang tidak salah jika mereka melakukan nya, tapi alangkah baik nya jika

Saturday, December 8, 2012

Tips Berwibawa


Siapa sih orang yang tak ingin berwibawa di depan orang lain pasti semua menginginkannya,sebenarnya menjadi orang berwibawa itu tidak sulit dan bisa di lakukan oleh siapa saja tua muda kaya miskin.pernahkah anda menemui atau mempunyai saudara atau tetangga yang penampilanya biasa saja dan bukan juga orang yang berharta tapi di segani oleh orang lain alias ngrikuhi orang jawa bilang itulah ciri dari seseorang yang mempunyai wibawa.apakah anda ingin menjadi sosok berwibawa,? saya mempunyai beberapa tips agar

Friday, December 7, 2012



Cinta– Remaja dan pacaran. Ibarat dua sisi mata uang. Kalo udah remaja gak punya pacar ibarat ga lakulah, ga gaul, katrok dan pastinya malu donk sama temen yang udah punya pacar. Kemana mana jalan bareng kayak tuyul dan mbak yul.. ups...!! hehehe

Dewasa ini, banyak yang remaja yang bisa di bilang kualitas(emank barang) di bawah rata-rata pada nekad! “Pokoknya dapet pacar, siapa aja, asal mau sama gue..entah tomboy ato banci, asalkan mau sama gw!!” hehehehe… ngiris gan kalo ketemu ama anak yang

Thursday, December 6, 2012

Kuatkan Aqidah dengan Belajar


Setiap muslim wajib mempelajari ilmu agamanya, terlebih mempelajari tentang ilmu akidah. Rosulullah shalallahu ‘alaihi wassalam membekali para sahabatnya ilmu akidah selama 13 tahun, bahkan ketika beliau shalallahu ‘alaihi wassalam akan wafat, beliau masih sempat membekali para sahabatnya dengan akidah. Beliau bersabda, : “Semoga Allah melaknat orang-orang Yahudi dan Nasrani, mereka telah menjadikan kuburan nabi-nabi mereka sebagai masjid.”(HR. Bukhari dan Muslim)
Betapa pentingnya ilmu Akidah, sampai-sampai Rasulullah ketika akan wafat masih menguatkan akidah para sahabatnya. Lalu bagaimana dengan

Wednesday, December 5, 2012

Pelajari Agama Kita


Sekarang kita ada di zaman akhir, dimana banyak dosa, maksiat dan fitnah tersebar, berakibat bagi orang yang lemah imannya akan terbawa arus tersebut. Yang akan membawa kita ke dalam kehancuran.
Kita mudah dipengaruhi dengan syahwat dan syubhat yang ia enggan untuk mempelajari dan mengamalkan agamanya. Padahal ilmu agama sangat penting bagi kita.
Ya, itu yang sekarang banyak ditinggalkan kaum muslimin, banyak dari kaum muslimin yang mencukupkan diri dengan apa yang telah dipelajari dari orang tuanya dahulu, dari sekolahannya dahulu tanpa mau mempelajarinya lagi dengan membaca buku-buku para ulama, karena bisa jadi apa yang disampaikan orang tua kita dahulu belum sesuai dengan syari’at.

"Tidak mau belajar agama karena takut dosa"

Sering kita menyaksikan, ketika ada seseorang yang diajak untuk belajar agama dia berkata “Nggak, takut kalau tahu itu dosa”, “Nggak, nanti malah repot kalau tahu itu dosa” dan perkataan lain yang muncul dari lisan kaum muslimin yang enggan belajar agama.
Betapa bodohnya perkataan-perkataan itu. Apakah kita fikir jika

Monday, December 3, 2012

Remaja dan Karya


Bagi remaja, berkarya harus dijadikan satu tradisi, kebiasaan dan kelaziman. Ada banyak jenis kegiatan berkarya bisa dilakukan oleh remaja. Remaja harus membiasakan diri dengan melakukan latihan mencatat. Namun catatan harus dikembangkan lagi supaya bukan hanya mencatat tentang orang tetapi lebih dituntut ialah memikirkan idea sendiri. Di sinilah kegiatan berkarya itu lahir.

Pertama, remaja harus rajin membaca, bergaul dan berkomunikasi dengan orang atau pihak lain. Melanjutkan pembacaan, pergaulan dan perhubungan banyak ilham dan isi-isi karya boleh diketengahkan. Para remaja harus memiliki sifat peka, sensitif, keinginan ambil tahu dan perspektif terhadap area sekitarnya, analisis terhadap apa yang terjadi dan berjiwa kritis terhadap pandangan dan pendapat. Cara begini menjadikan pemikiran berkembang dan kematangan berfikir berlaku.

Kedua, remaja harus menjadi seorang pendengar yang tekun dan pencatat yang baik. Kita sering mendengar orang berceramah tetapi jarang di kalangan remaja mengambil catatan, nota atau isi-isi penting. Biasanya kita hanya mendengar begitu saja. Jadikan suatu kegiatan bila kita mendengar ceramah, kita bawa catatan untuk menulis apa yang diceramahkan.

Mungkin materi yang disampaikan oleh pembicara merupakan sesuatu yang baru. Remaja harus mengolah dan menulisnya yang awalnya hanya dalam bentuk yang berlainan supaya apabila diterbitkan atau di sampaikan akan memberi manfaat kepada.............

Sunday, December 2, 2012

Masa Remaja Nabi Muhammad saw

Muhammad yang tinggal dengan pamannya, menerima apa adanya. Ia melakukan pekerjaan yang biasa dikerjakan oleh mereka yang seusia dia. Bila tiba bulan-bulan suci, kadang ia tinggal di Mekah dengan keluarga, kadang pergi bersama mereka ke pekan-pekan yang berdekatan dengan ‘Ukaz, Majanna dan Dhu’l- Majaz, mendengarkan sajak-sajak yang dibawakan oleh penyair- penyair Mudhahhabat dan Mu’allaqat, yang melukiskan lagu cinta dan puisi-puisi kebanggaan, melukiskan nenek moyang mereka, peperangan mereka, kemurahan hati dan jasa-jasa mereka. Didengarnya ahli-ahli pidato di antaranya orang-orang Yahudi dan Nasrani yang membenci paganisma Arab. Mereka bicara tentang Kitab-kitab Suci Isa dan Musa, dan mengajak kepada kebenaran menurut keyakinan mereka. Dinilainya semua itu dengan hati nuraninya, dilihatnya ini lebih baik dari pada paganisma yang telah menghanyutkan keluarganya itu. Tetapi tidak sepenuhnya ia merasa lega.
Dengan demikian sejak muda-beliau takdir telah mengantarkannya ke jurusan yang akan membawanya ke suatu saat bersejarah, saat mula pertama datangnya wahyu, tatkala Tuhan memerintahkan ia menyampaikan risalahNya itu. Yakni risalah kebenaran dan petunjuk bagi seluruh umat manusia. Kalau Muhammad sudah mengenal seluk-beluk jalan padang pasir dengan pamannya Abu Talib, sudah mendengar para penyair, ahli-ahli pidato membacakan sajak-sajak dan pidato- pidato dengan keluarganya dulu di pekan sekitar Mekah selama bulan-bulan suci, maka ia juga telah..........

Hilangkan Rasa Malu

Orang-orang dengan sifat pemalu secara naluri menyimpan kesadaran kalau diri mereka terlewatkan dari orang lain. Sifat pemalu biasanya membuat seseorang kehilangan kesempatan, kurang mendapat kesenangan dan terkucil dari hubungan sosial.

Sifat pemalu dapat membawa banyak kerugian. Tapi bagi Kamu yang memiliki sifat ini, tak perlu berkecil hati, karena pada dasarnya ada banyak cara untuk mengusir jauh-jauh sifat yang merugikan ini.

Sebenarnya, formula dari rasa malu terdiri dari 'terlalu berpusat pada diri sendiri' dicampur dengan rasa gugup. Dan ada paduan yang lebih tak menyangkan, saat rasa malu itu mempengaruhi fisik  Kamu dengan cara 'membajak' ketenangan logis. Rasa malu adalah sebuah kombinasi dari kegugupan sosial dan pengkondisian sosial.

Untuk mengatasi rasa malu ini, yang Kamu butuhkan adalah belajar bersikap rileks dalam pergaulan sosial. Dibutuhkan usaha untuk mengarahkan diri  Kamu jauh dari terlalu berpusat pada diri sendiri, serta memberi diri  Kamu ruang untuk mempraktekan kemampuan bercakap-cakap. Dalam kebanyakan kasus, emosi yang memuncak dalam bersosialisasi membuat orang menanggapi berbagai kejadian dengan rasa takut. Untuk memulai mengurangi rasa malu, bagi  Kamu yang pemalu, ada beberapa hal di bawah ini yang mungkin dapat  Kamu praktekan.

1. Pikirkan tentang cara  Kamu merasa dan bertindak di sekitar orang-orang yang telah  Kamu kenal, dimana  Kamu bisa merasa nyaman dan bersikap spontan. Alihkan perasaan itu saat.............

 
Description: Rating: 4.5 Reviewer: - ItemReviewed: