/script> Pacaran | Islamic's Teens

Labels

This is default featured slide 1 title

Money is nothing at now. Iman (ALLAH) is everything for us. Just say thank you Allah and pray for him! (Yusron Eka Sunarsono)

This is default featured slide 2 title

Identify yourself and explore your talent. Everyone has a lot of latent talent! God is always with you! (Yusron Eka Sunarsono)

This is default featured slide 3 title

Social regardless of religion, ethnicity, race, and achievement .. What matters is how we live it .. (Yusron Eka Sunarsono)s.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label Pacaran. Show all posts
Showing posts with label Pacaran. Show all posts

Friday, February 1, 2013

Manusia dan Cinta Kasih


SUMBER: http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2012/06/03/1/461916/manusia-dan-cinta-kasih.html

damaisubimawanto.wordpress.com
Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S Poerwadarminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau rasa sayang (kepada), ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarikb hatinya. Sedangkan rasa kasih yaitu perasaansayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian arti cinta dan kasih hampir bersamaan, sehingga kasa kasih memperkuat rasa cinta.
Walaupun cinta dan kasih memilik arti hampir sama, tetapi memiliki perbedaan juga antar keduanya. Cinta lebih mengandung pengertian mendalamnya rasa, sedangkan kasih lebih keluarnya. Dengan kata lain dengan cinta yang mendalam itulah kasih dapat diwujudkan secara nyata. Menurut Erich Fromm menyebutkan, bahwa cinta

Friday, December 7, 2012



Cinta– Remaja dan pacaran. Ibarat dua sisi mata uang. Kalo udah remaja gak punya pacar ibarat ga lakulah, ga gaul, katrok dan pastinya malu donk sama temen yang udah punya pacar. Kemana mana jalan bareng kayak tuyul dan mbak yul.. ups...!! hehehe

Dewasa ini, banyak yang remaja yang bisa di bilang kualitas(emank barang) di bawah rata-rata pada nekad! “Pokoknya dapet pacar, siapa aja, asal mau sama gue..entah tomboy ato banci, asalkan mau sama gw!!” hehehehe… ngiris gan kalo ketemu ama anak yang

Wednesday, November 21, 2012

Mengendalikan Naluri Seksual



Di tengah arus kehidupan yang makin liberal, tidak bisa dihindari adanya rangsangan terhadap naluri seksual yang sedemikian subur. Tayangan mesum kita jumpai dimana-mana. VCD/DVD porno laris manis terjual di jalanan, mal dan tempat-tempat umum lainnya. Banyak perempuan biasa berpakaian seronok mengumbar aurat di depan umum, dll.
Saat ini, para pemuda harus menghadapi kenyataan bahwa energi yang semestinya mereka fokuskan untuk berkarya dan berprestasi terpaksa harus teralihkan untuk menahan gejolak syahwat yang berpeluang muncul setiap saat. Kecanggihan teknologi memberi fasilitas untuk berkomunikasi dengan siapapun, termasuk dalam mengungkapkan rasa dan gejolak ini kepada lawan jenisnya. Tak jarang komunikasi lewat HP atau dunia maya berlanjut pula pada pertemuan hingga mengarah pada kedekatan fisik dan penyaluran kebutuhan seksual. Inilah yang sering diartikan oleh sebagian masyarakat dengan istilah “pacaran”.
Dapat dimaklumi jika tantangan yang dihadapi para Ibu dalam mendidik anak saat ini sangatlah berat. Seorang Ibu dituntut untuk dapat memahami karakteristik dari setiap naluri, termasuk naluri seksual, berikut tahapan kemunculannya pada diri anak dan cara pengendaliannya menurut Islam. Seorang Ibu juga harus dapat mengikuti perkembangan zaman dan teknologi agar dapat mengontrol lingkup pergaulan anak hingga dapat mendeteksi seawal mungkin jika sang anak mulai berkomunikasi dengan lawan jenisnya, semisal melaluihandphone atau facebook.
Hal terpenting adalah penanaman nilai-nilai agama yang kuat dalam keluarga serta komunikasi yang lancar antara anak dan orangtua hingga tak ada masalah anak yang tidak diketahui oleh ibunya. Anak juga harus dapat merasakan kenyamanan dan kepuasan manakala “curhat” kepada ibunya, tidak malu ataupun takut saat mengungkapkan setiap gejolak perasaan yang dialaminya terhadap lawan jenis. Sang anak percaya bahwa ibunya mampu menjawab segala kegalauan dan memberinya solusi yang bijak dan sesuai dengan tuntunan Islam. Inilah yang menumbuhkan kepribadian Islam anak; perkembangan naluri-nalurinya senantiasa sejalan dengan perkembangan pemikirannya. Ibulah yang paling memegang peranan dalam hal ini.
Berikut langkah dan tips yang bisa dilakukan ibu dalam mengawal perkembangan naluri seksual anak, terutama agar anak bisa dicegah dari upaya berpacaran:
Pertama: Perkuat akidah anak dengan

Tuesday, November 20, 2012

Adab Bergaul Dengan Lawan Jenis


Dilahirkan sebagai seorang wanita adalah anugerah yang sangat indah dari Allah Ta’ala. Sebuah anugerah yang tidak dimiliki oleh seorang pria.Terlebih anugerah itu bertambah menjadi muslimah yang mukminah yaitu wanita muslimah yang beriman kepada Allah.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِ الدُّنْيَا الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ
Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang shalihah.” (HR. Muslim)
Menjadi wanita muslimah yang beriman kepada Allah tentu tidak mudah,karena banyak sekali godaan-godan dalam mencapainya. Dikarenakan  balasan yang Allah janjikan pun tidak terbandingkan dan semua wanita pun menginginkannya. Godaan-godaan untuk menjadi wanita shalihah sering kali datang dan menggebu-gebu saat kita menginjak usia remaja,di mana masa puberitas seorang wanita ada di masa ini. Bukan hal yang mudah pula bagi remaja muslim dalam melewati masa ini, namun sungguh sangat indah bagi para remaja yang bisa dikatakan lulus dalam melewati masa pubertas yang penuh godaan ini.
Salah satu godaan yang amat besar pada usia remaja adalah “rasa ketertarikan terhadap lawan jenis”. Memang, rasa tertarik terhadap lawan jenis adalah fitrah manusia, baik wanita atau lelaki. Namun kalau kita tidak bisa memenej perasaan tersebut,maka akan menjadi mala petaka yang amat besar,baik untuk diri sendiri ataupun untuk orang yang kita sukai. Sudah Allah tunjukkan dalam sebuah hadist Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ وَالأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الاِسْتِمَاعُ وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلاَمُ وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ
Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian.” (HR. Muslim)
Sebagai wanita muslimah kita harus yakin bahwa kehormatan kita harus dijaga dan dirawat, terlebih ketika berkomunikasi atau bergaul dengan lawan jenis agar tidak ada mudhorot (bahaya) atau bahkan fitnah. Di bawah ini akan kami ungkapkan adab-adab bergaul  dengan lawan jenis. Di antaranya:
Pertama: Dilarang untuk ber

Wednesday, November 7, 2012

Pacaran dalam Kehidupan Budaya


Sebagaimana yang telah kita ketahui istilah pacaran ini dulu sangatlah asing dan tak dikenal oleh para remaja seperti sekarang ini, namun pada dewasanya pacaran sudah merebak bak jamur di musim penghujan baik itu dalam lingkup kota maupun desa pada kalangan remaja di abad ini.
Para remaja ini seolah membuat suatu tradisi kebudayaan baru yang dalam hal ini mengusung pacaran sebagai suatu budaya pada masanya. Sebenarnya mungkin itu adalah suatu kewajaran yang biasa dalam pergaulan remaja kini bahkan pacaran ini sekarang dianggap sebagai suatu kewajiban dalam prosesi pergaulan mereka. Padahal ketika dahulu prosesi pacaran ini tidaklah ada bahkan khususnya di Indonesia, pacaran itu dianggap sebagai suatu hal yang dianggap tabu dan bahkan sangat dilarang karena tidak sejalan dengan nilai dan norma khususnya dalam pandangan agama yang pada saat itu sifatnya sangat mengikat kuat terhadap masyarakat.
Pada awalnya pacaran ini merupakan seperti yang telah dikemukakan diatas sebagai prosesi mengenal satu sama lain dengan cara mengikat dan menyatakan hubungan mereka kedalam bentuk yang bisa dikatakan formal agar dapat mengenal secara intim. Namun pada perkembangannya pacaran disini seolah menjadi mode, bila seorang belum pernah pacaran bisa dikatakan ketinggalan zaman. Hal seperti itulah kiranya yang membuat remaja membangun persepsi wajibnya pacaran bagi kalangan mereka. Kegiatan pacaran ini sebenarnya implikasi dari

PACARAN DIKEHIDUPAN SOSIAL
Manusia adalah makhluk sosial yang berarti makhluk yang tidak bisa hidup sendiri dan manusia selalu bergantung kepada orang lain. Sama juga halnya dengan remaja, ketika seorang remaja memiliki seorang pacar atau bisa disebut memiliki seorang kekasih yang ingin dimengerti kita begitu sebaliknya dan saling membutuhkan satu sama lain , banyak hal- hal yang berdampak positif maupun negatif bagi kehidupan sosial disekelilingnya bagi seseorang tersebut yang memiliki pacar .
Beberapa dampak positif apabila kita sudah memiliki pacar diantaranya :
a.      Memperluas pergaulan / menambah relasi, maksudnya adalah menambah teman yang asalnya belum kita kenal. Contohnya yaitu si A mempunyai pacar si B, kemungkinan teman-teman si A tidak kenal dengan si B , begitu juga sebaliknya. Biasanya apabila belum saling kenal dengan teman-temannya maka akan dikenalkan karena bisa jadi teman yang baru dikenal itu untuk jangka pendeknya dapat bermanfaat sebagai teman curhat kalau sedang ada masalah sedangkan untuk jangka panjangnya teman itu bisa dijadikan sebagai link-link yang berguna suatu saat nanti kelak ketika kita mencari bekerja. Dengan diawali seperti itu pergaulan kita semakin luas karena banyak menambah teman baru.
b.      Motivasi meningkat, biasanya pacar memberi dorongan kepada kita untuk menjadi lebih baik, dengan motivasi dari sang pacar membuat kita lebih semangat dalam menjalankan suatu hal tentunya dengan dukungan keluarga juga.
c.      Pacar membantu kita dalam belajar, apalagi kalau pacar kita adalah orang yang pintar.
d.      Pacar akan membatu kita dalam memecahkan suatu masalah, apalagi kalau dia adalah orang yang penuh dengansolusidan seorang PROBLEM SOLVER.
e.      Pacar membantu kita dalam men-sharingkan sesuatu, ketika sedang ada masalah maupun sedang senang kita akan saling sharing atau berbagi cerita.
Beberapa dampak negatif diantaranya :
a.      Pergaulan bisa menyempit, maksudnya disini adalah kalau kita banyak menghabiskan waktu berdua dan kurang bergaul dengan teman-teman, Makin lama biasanya kita akan bergantung pada pacar.
b.      Hubungan dengan keluarga menjadi renggang, karena kita lebih banyak menghabiskan waktu berdua dengan pacar daripada keluarga di rumah, misalnya pada malam minggu disuruh untuk kumpul keluarga, tapi kita sibuk pacaran untuk malam mingguan ke suatu tempat.
c.       Stress, maksudnya apabila kita sedang frustasi dengan si pacar akibat dikecewakan yang berlebihan seperti diputusi pacar akan berakibat stress dan itu juga akan mempengaruhi dalam kehidupan social contohnya berdiam diri di kamar tidak mau bertemu siapa-siapa itu akan merusak hubungan dengan teman-teman atau keluarga walaupun pada akhirnya akan kembali seperti semula.
d.      Pertengkaran yang mengakibatkan permusuhan, apabila pacar kita direbut oleh orang lain atau pacar kita selingkuh dan kita sendiri tidak menerima,  maka akan terjadi pertengkaran. Pertengkaran yang dimaksud contohnya apabila seorang laki-laki maka akan

Pacaran Dalam Lingkungan


Sudah kita ketahui bahwa pacaran itu bisa dilakukan dimanapun, kapanpun, dan siapapun. Maka dari itu sudah banyak tempat-tempat yang bisa dilakukan untuk berpacaran oleh kalangan remaja. Ada beberapa dampak positif dan negatifnya pacaran dalam aspek lingkungan, diantaranya :
Dampak Positif :
Jika kita berada di lingkungan yang aman, nyaman, tentram maka kita akan berasa nyaman berada di lingkungan itu sendiri. Dalam pacaran pun begitu, jika kita sering berpacaran di tempat-tempat yang menurut kita baik maka kita dan pasangan kita akan lebih tenang berada di tempat itu. Tetapi apakah baik juga pacaran di tempat keramaian? Itu tergantung kepada pasangannya masing-
              blogspot.com/2010/04/
              gaul-remaja-generasi-
              keledai-atau.html

masing, kadang ada juga orang yang tidak suka dengan tempat keramaian karena bisa mengganggu pacaran. Sebenarnya pacaran di tempat umum itu boleh-boleh saja asal dengan tahapan yang

Pacaran dan Penyebabnya


DEFINISI PACARAN
Istilah pacaran itu muncul sejak tahun 1970-an sebagai ganti ungkapan tentang muda-mudi yang saling mencintai. Artinya kedua belah pihak ada minat, maksud dan tujuan ke jenjang pernikahan. Jenjang cinta atau berpacaran ini ditempuh dalam rangka saling menjajagi, mencari, menyesuaikan dan menentukan pilihan yang tepat sebagai calon pendamping hidupnya yang sejati.”Pacaran” ada yang diartikan sebagai hubungan yang dijalani ketika seorang pria dan seorang wanita saling menyukai satu sama lain dan ingin menjajaki kemungkinan untuk melangkah ke hubungan yang lebih serius lagi, atau sebagai status yang me”legal”kan mereka untuk merasa bebas saat terlihat selalu berdua dan saling mengungkapkan ekspresi sayang, atau hubungan yang dijalani sebagai kesempatan untuk mengenal lebih dalam seseorang yang akan menjadi suami atau istri mereka di kemudian hari.
PENYEBAB PACARAN
Bila dilihat dari sudut pandang biologis. Pubertas diawali dengan adanya tanda-tanda kelamin sekunder yang akan membedakan remaja putra dan remaja putri, yaitu :
a. Tumbuh rambut dibeberapa

 
Description: Rating: 4.5 Reviewer: - ItemReviewed: